tugas kata bijak

"Saya mencintai kehidupan, tetapi saya tidak takut akan kematian. Betapapun, sebisa mungkin saya lebih suka meninggal paling belakangan."
Georges Simenon-Pencipta Karakter Detektif Fiksi Inspektur Maigret

Setiap kita tersenyum kepada seseorang, tindakan tersebut merupakan perwujudan dari kasih, anugerah bagi orang itu, dan sesuatu yang sangat indah."
Bunda Teresa Pelayan Kaum Miskin di Calcuta, India

"Kata-kata yang baik memiliki daya kreatif, kekuatan yang membangun hal-hal mulia, dan energi yang menyiramkan berkat-berkat kepada dunia."
Lawrence G Lovasik, Motivator dan Konselor Kerohanian Amerika Serikat

"Harta sejati adalah kesehatan, bukan emas dan perak." Mahatma Gandhi (1869-1948), Pemimpin Besar India

"Elemen terpenting kita bukan pada otak. Namun, pada apa yang menuntun otak kita--kepribadian, hati, kebaikan, dan ide-ide progresif." Fyodor Dostoyevsky (1821-1881)

"Kecantikan bukan berada pada raut wajah, dia terpancar bagai serunai sinar dari dalam hati." Kahlil Gibran (1883-1931), Pujangga

"Cinta dan keajaiban memiliki persamaan besar. Keduanya memperkaya jiwa dan mencerahkan hati." Nora Roberts, Novelis Cinta AS

"Sekuntum mawar akan menjadi kebunku. Seorang sahabat sejati akan menjadi duniaku." Leo Buscaglia (1924-1998), Sastrawan AS

Hadapilah setiap tantangan yang menghadang dengan lapang dada, seakan Anda telah tersentuh gairah kemenangan." George S Patton (1885-1945) Jenderal AS di Perang Dunia I dan II

"Elemen terpenting kita bukan pada otak. Namun, pada apa yang menuntun otak kita--kepribadian, hati, kebaikan, dan ide-ide progresif."
Fyodor Dostoyevsky (1821-1881), Novelis Rusia

"Mencintai artinya berbagi kebahagiaan demi kebahagiaan orang yang kita cintai." GW Von Leibnitz, Matematikawan-Penemu Kalkulus


"Hampir semua pria memang mampu bertahan menghadapi kesulitan. Namun, jika Anda ingin menguji karakter sejati pria, beri dia kekuasaan."
Abraham Lincoln (1809-1865), Presiden AS ke-19

"Kita tidak bisa mengubah masa lalu. Kita tak bisa mengubah sesuatu yang tak bisa dihindari. Satu hal yang bisa kita lakukan adalah berpegang pada tali yang kita punya. Dan itu adalah perilaku yang benar." Charles R Swindoll, Penulis AS

"Suatu nasihat dinilai dari hasil, bukan dari niat." Cicero, Filsuf-Negarawan Masa Romawi

Tak ada yang menyambut satu Januari dengan apatis. Karena hari tu adalah awal dari semua hari menjelang dengan penuh harapan, suatu momen melepas masa yang telah ditinggalkan." Charles Lamb, Sastrawan Inggris

"Berbahagialah selalu. Karena itu adalah salah satu cara menjadi bijaksana." Sidonie Gabrielle, Sastrawan Prancis (1873-1954)

"Bertahan hidup artinya selalu siap untuk berubah; karena perubahan adalah jalan menuju kedewasaan. Dan kedewasaan adalah sikap untuk selalu mengembangkan kualitas pribadi tanpa henti." Henri Bergson, Filsuf Prancis (1859-1941)

"Visi bisa jadi adalah kekuatan terbesar kita. Ia selalu membangkitkan daya dan kesinambungan hidup; Ia membuat kita memandang masa depan dan memberi kerangka tentang apa yang belum kita ketahui." Li Ka Shing, Milyuner Hongkong

"Jangan pernah menyesal setelah Anda mengungkapkan suatu perasaan. Karena jika demikian, Anda sama saja menyesali kebenaran." Benjamin Disraeli, Mantan PM Inggris-Novelis

Jauhilah kebiasaan menggunjing, karena menyebabkan tiga bencana: pertama, doa tak terkabul. Kedua, amal kebaikan tak diterima. Dan ketiga, dosa bertambah (Riwayat Ali bin Abi Thalib)

Kurangnya loyalitas dalam hal apa pun seringkali menjadi salah satu penyebab
utama kegagalan pada perjalanan hidup kita. Napoleon Hill,Sastrawan AS (1883-1970)

"Perubahan adalah kata lain untuk berkembang atau mau belajar. Dan, kita semua mampu melakukannya jika berkehendak." Prof Charles Handy, Filsuf

"Kadang kala, justru keputusan kecil yang akan mampu merubah hidup kita selamanya." Keri Russell, Aktris
"Jalan awal terbaik untuk mewujudkan segala impian Anda adalah bangun dan bangkit dari tempat tidur." Paul Valery, Pujangga Prancis (1875-1941)

"Perdamaian bukanlah berarti ketidakhadiran peperangan semata; Namun, ia adalah sebuah nilai-setonggak karakter kebaikan, kepercayaan, dan keadilan sejati." Baruch Spinoza, Filsuf (1632-1677)

"Jika seseorang belum menemukan sesuatu untuk diperjuangkan hingga akhir hayatnya,maka kehidupannya tidak berharga." Martin Luther King Jr,Aktivis HAM AS

"Jika Anda bisa membuat orang lain tertawa, maka Anda akan mendapatkan semua cinta yang Anda inginkan." Art Buchwald,Kolumnis Peraih Hadiah Pulitzer

"Ketika kekuatan akan cinta melebihi kecintaan akan kekuasaan, maka dunia pun menemukan kedamaian." Jimi Hendrix, Gitaris Rock AS

"Ketahuilah, hal-hal terindah di dunia ini terkadang tak bisa terlihat dalam pandangan atau teraba dengan sentuhan; mereka hanya bisa terasakan dengan hati."
Helen Keller, Penulis Tuna Wicara-Netra AS (1880-1968)

“Jangan menjadi pohon kaku yang mudah patah. Jadilah bambu yang mampu bertahan
melengkung melawan terpaan angin.” (Bruce Lee, Aktor Laga Kungfu)

Orang yang tidak bisa memaafkan orang lain,sama saja dengan orang yang memutuskan
jembatan yang harus dilaluinya,karena semua orang perlu di maafkan. (Thomas Fuller)

Cinta adalah tamu yang selalu datang tanpa undangan tapi kepergiannya tidak pernah diharapkan.Dan sesungguhnya hati akan merasa memiliki cinta apabila cinta itu telah pergi.
Kebebasan itu berasal dari manusia,tidak dari undang-undang atau institusi. (Clarence Darrow)

Anda belum bisa dibilang kaya sampai Anda memiliki sesuatu yang tidak dapat dibeli uang. (Natalie Portman, aktris)

Saya tidak mengetahui kunci menuju kesuksesan,tetapi kunci menuju kegagalan
adalah berusaha untuk menyenangkan semua orang. (Natalie Portman, aktris)

Nilai seseorang itu ditentukan dari keberaniannya memikul tanggung jawab,
mencintai hidup dan pekerjaannya (Kahlil Gibran)

Uang tidak akan pernah cukup untuk menyembuhkan perasaan sakit dan kebingungan. (Wynona Rider, aktris)

Bekerja dengan rasa cinta berarti melebur diri dengan jiwa sendiri,diri orang lain juga Tuhan (Kahlil Gibran)

Kata yang paling indah bagi umat manusia adalah ‘Ibu’ dan panggilan paling indah adalah ‘Ibuku’. Ini adalah kata penuh harapan dan cinta yang keluar dari kedalaman hati paling dalam. (Kahlil Gibran)

Jika Anda tak dapat memahami teman dalam semua keadaan,maka Anda tak akan pernah dapat memahaminya sampai kapanpun. (Kahlil Gibran)

Kerja adalah wujud nyata cinta. Jika kita tak dapat bekerja dengan kecintaan namun hanya dengan kebencian, lebih baik tinggalkan pekerjaan itu,lalu duduklah di gerbang rumah ibadah untuk menerima derma dari mereka yang bekerja dengan suka cita (Kahlil Gibran)

Selalu ada keindahan dalam setiap masalah.Itu adalah salah satu cara kita belajar
Kecantikan bukan di wajah,melainkan cahaya yang keluar dari dalam hati. (Kahlil Gibran)

Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu. (Benjamin Franklin)

Orang yang berjiwa besar memiliki dua hati, satu hati menangis dan yang satu lagi bersabar (Khalil Gibran)

Kesatuan dan kesederhanaan adalah dua sumber kecantikan sejati.
(Johann Joachim Winckelmann)

Rasa sakit akan memudar,tetapi kecantikan sejati akan abadi (Pierre Auguste Renoir)

Cinta sejati tidak datang kepadamu,tetapi harus datang dari dalam dirimu.

(Julia Roberts, aktris)

Anda tidak akan pernah salah selama selalu berpegang pada kebenaran.
(Sharon Stone, aktris)

"Dalam setiap keindahan, selalu ada mata yang memandang. Dalam setiap kebenaran, selalu ada telinga yang mendengar. Dalam setiap kasih, selalu ada hati yang menerima."
Ivan Panin, Matematikawan Rusia (1855-1942)

"Waktu terkadang terlalu lambat bagi mereka yang menunggu, terlalu cepat bagi yang takut, terlalu panjang bagi yang gundah, dan terlalu pendek bagi yang bahagia. Tapi bagi yang selalu mengasihi, waktu adalah keabadian." Henry Van Dyke, Pujangga AS

"Belajar bagaimana cara belajar adalah keahlian terpenting dalam hidup."
Tony Buzan, Penemu Metode Mind Mapping

"Di tiap musibah yang menimpa Anda, ingatlah untuk bercermin
dan bertanya tentang daya apa yang bisa Anda upayakan guna menarik
pelajaran positif dari kejadian itu." (Epictetus, Filsuf Yunani)

"Dunia bergerak begitu cepat sekarang. Saat seseorang berkata sesuatu tak bisa dilakukan, sesungguhnya dia sudah diinterupsi orang yang telah dapat melakukannya." Elbert Hubbard (1856-1915), penulis, penerbit, filsuf AS

0 comments:

TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN

Pelatihan Kursus Jahit Bordir Yogyakarta Indonesia International


LPK NAVITA

Tempat Pelatihan Orang Mandiri
Pelatihan Jahit, Kaos, Bordir, Sulam Pita, Payet, Kreasi Flanel, Aplikasi Kain Perca

Mudah-Murah-Hemat-Terampil

Kenapa memilih LPK Navita:
Berpengalaman sejak 2003
Berpengalaman dalam Gugus Kendali Mutu Nasional 2009
Mesin Jahit Bordir Lengkap Kecil-Besar
Magang
Biaya Mulai 250rb/program
Tempat terjangkau(200m ke selatan Jalan Kusumanegara)
Terima Order Jahitan Partai Besar/Kecil

Glagah Uh4/196
Warungboto Umbulharjo yogyakarta
PH.(0274)450326/714205

buka cabang di sleman :
Perum Sidoarum Blok III Jl. Kepodang S-42
Godean Sleman Yogyakarta
HP. 085740028487


TUGAS-TUGAS PERKEMBANGAN
Menurut Havighurst, tugas perkembangan adalah tugas-tugas yang harus diselesaikan
individu pada fase-fase atau periode kehidupan tertentu; dan apabila berhasil mencapainya
mereka akan berbahagia, tetapi sebaliknya apabila mereka gagal akan kecewa dan dicela orang
tua atau masyarakat dan perkembangan selanjutnya juga akan mengalami kesulitan.
Adapun yang menjadi sumber dari pada tugas-tugas perkembangan tersebut menurut
Havighurst adalah: Kematangan pisik, tuntutan masyarakat atau budaya dan nilai-nilai dan
aspirasi individu. Pembagian tugas-tugas perkembangan untuk masing-masing fase dari sejak
masa bayi sampai usia lanjut dikemukakan oleh Havighurst sebagai berikut:
1. Masa bayi dan anak-anak
  1. Belajar berjalan
  2. Belajar mekan makanan padat
  3. Belajar berbicara
  4. Belajar mengendalikan pembuangan kotoran tubuh
  5. Mencapai stabilitas fisiologik
  6. Membentuk pengertian sederhana tentang realitas fisik dan sosial
  7. Belajar kontak perasaan dengan orang tua, keluarga, dan orang lain
  8. Belajar mengetahui mana yang benar dan yang salah serta mengembangkan kata hati
2. Masa Anak Sekolah
  1. Belajar ketangkasan fisik untuk bermain
  2. Pembentukan sikap yang sehat terhadap diri sendiri sebagai organism yang sedang tumbuh
  3. Belajar bergaul yang bersahabat dengan anak-anak sebaya
  4. Belajar peranan jenis kelamin
  5. Mengembangkan dasar-dasar kecakapan membaca, menulis, dan berhitung
  6. Mengembangkan pengertian-pengertian yang diperlukan guna keperluan kehidupan sehari-hari
  7. Mengembangkan kata hati moralitas dan skala nilai-nilai
  8. Belajar membebaskan ketergantungan diri
  9. Mengembangkan sikap sehat terhadap kelompok dan lembga-lembaga
3. Masa Remaja
  1. Menerima keadaan jasmaniah dan menggunakannya secara efektif
  2. Menerima peranan sosial jenis kelamin sebagai pria/wanita
  3. Menginginkan dan mencapai perilaku social yang bertanggung jawab social
  4. Mencapai kemandirian emosional dari orang tua dan orang dewasa lainnya
  5. Belajar bergaul dengan kelompok anak-anak wanita dan anak-anak laki-laki
  6. Perkembangan skala nilai
  7. Secara sadar mengembangkan gambaran dunia yang lebih adekwat
  8. Persiapan mandiri secara ekonomi
  9. Pemilihan dan latihan jabatan
  10. Mempersiapkan perkawinan dan keluarga
4. Masa Dewasa Awal
  1. Mulai bekerja
  2. Memilih pasangan hidup
  3. Belajar hidup dengan suami/istri
  4. Mulai membentuk keluarga
  5. Mengasuh anak
  6. Mengelola/mengemudikan rumah tangga
  7. Menerima/mengambil tanggung jawab warga Negara
  8. Menemukan kelompok sosial yang menyenangkan
5. Masa Usia Madya/Masa Dewasa Madya
  1. Menerima dan menyesuaikan diri terhadap perubahan fisik dan fisiologis
  2. Menghubungkan diri sendiri dengan pasangan hidup sebagai individu
  3. Membantu anak-anak remaja belajar menjadi orang dewasa yang bertanggung jawab dan berbahagia
  4. Mencapai dan mempertahankan prestasi yang memuaskan dalam karir pekerjaan
  5. Mengembangkan kegiatan-kegiatan pengisi waktu senggang yang dewasa
  6. Mencapai tanggung jawab sosial dan warga Negara secara penuh.
Robert J. Havighurst (1961) mengartikan tugas – tugas perkembangan itu merupakan
suatu hal yang muncul pada periode tertentu dalam rentang kehidupan individu yang apabila
berhasil dituntaskan akan membawa kebahagiaan dan kesuksesan ke tugas perkembangan
selanjutnya tapi jika gagal akan menyebabkan ketidakbahagiaan pada individu yang
bersangkutan dan kesulitan – kesulitan dalam menuntaskan tugas berikutnya.
Hurlock (1981) menyebut tugas – tugas perkembangan ini sebagai social expectations
yang artinya setiap kelompok budaya mengharapkan anggotanya menguasai keterampilan
tertentu yang penting dan memperoleh pola perilaku yang disetujui oleh berbagai usia sepanjang
rentang kehidupan.
Faktor sumber munculnya tugas – tugas perkembangan :
1. Adanya kematangan fisik tertentu pada fase perkembangan tertentu
2. Tuntutan masyarakat secara kultural : membaca, menulis, berhitung, dan organisasi
3. Tuntutan dari dorongan dan cita – cita individu sendiri (psikologis) yang sedang
berkembang itu sendiri : memilih teman dan pekerjaan
4. Tuntutan norma agama
Adapun tugas – tugas perkembangan pada setiap fase perkembangan (Robert J. Havighurst
(Monks, et al., 1984, syah, 1995; Andrissen, 1974; Havighurst, 1976) ) sebagai berikut :
1. Tugas – tugas perkembangan pada usia bayi dan kanak – kanak (0 – 6 tahun)
a. Belajar berjalan.
b. Belajar memakan makanan padat.
c. Belajar berbicara.
d. Belajar buang air kecil dan buang air besar.
e. Belajar mengenal perbedaan jenis kelamin.
f. Mencapai kestabilan jasmaniah fisiologis.
g. Membentuk konsep – konsep (pengertian) sederhana kenyataan sosial dan alam.
h. Belajar mengadakan hubungan emosional dengan orang – orang disekitarnya.
i. Belajar mengadakan hubungan baik dan buruk, yang berarti mengembangkan kata
hati.
Menurut beberapa ahli psikologi lainnya tentang tugas perkembangan disetiap fase – fase
perkembangan 0 – 6 tahun :
1. Charlotte Buhler (1930) dalam bukunya yang berjudul The first tear of life :
a. Fase pertama (0 – 1 tahun)
Belajar menghayati berbagai objek diluar diri sendiri, melatih fungsi – fungsi
motorik.
b. Fase kedua (2 – 4 tahun)
Belajar mengenal dunia objektif diluar diri sendiri, disertai dengan penghayatan
yang bersifat subjektif. Misalnya anak bercakap – cakap dengan bonekanya atau
berbincang – bincang dan bergurau dengan binatang kesayangannya.
c. Fase ketiga ( > 5 tahun)
Belajar bersosialisasi. Anak mulai memasuki masyarakat luas (pergaulan dengan
teman sepermainan (TK) dan sekolah dasar. Menurut Soe’oed (dalam Ihromi, ed.,
1999 : 30) syarat penting untuk berlangsungnya proses sosialisasi adalah interaksi
sosial. A. Gosin (Soe’oed, dalam Ihromi, ed., 1999 : 30) : sosialisasi adalah
proses belajar yang dialami oleh seseorang untuk memperoleh pengetahuan,
keterampilan, nilai – nilai dan norma – norma agar dia bisa berpartisipasi sebagai
anggota dalam masyarakatnya.
2. Elizabeth B. Hurlock (1978) dalam bukunya Developmental Psychology :
a. Prenatal, yaitu masa konsepsi anak sampai umur 9 bulan dikandungan ibu.
b. Masa natal :
1.) Infancy atau neonatus (dari lahir sampi usia 14 hari), penyesuaian terhadap
lingkungan
2.) Masa bayi (2 minggu sampai 2 tahun), bayi tidak berdaya dan sangat
tergantung pada lingkungan dan kemudian (karena perkembangan) anak mulai
berusaha menjadi lebih independen.
3.) Masa anak ( > 2 tahun)
Anak belajar menyesuaikan diri dengan lingkungan, sehingga dia merasa
bahwa dirinya merupakan bagian dari lingkungan yang ada.
3. Erik Erickson (1963) dalam bukunya Chilhood and Society :
a. Masa bayi (0 – 1,5 tahun), anak belajar bahwa dunia merupakan tempat yang baik
baginya, dan ia belajar menjadi optimis mengenai kemungkinan – kemungkinan
mencapai kepuasan.
b. Masa Toddler (1,5 – 3 tahun)
Anak belajar menggunakan kemampuan bergerak sendiri untuk melaksanakan dua
ugas penting, yakni pemisahan diri dari ibu dan mulai menguasai diri, lingkungan,
dan keterampilan dasar untuk hidup.
c. Awal masa kanak – kanak ( > 4 tahun)
Anak belajar mencontoh orang tuanya, pusat perhatian anak berubah dari benda
ke orang.
2. Tugas – tugas perkembangan pada masa sekolah (6 – 12 tahun)
Menurut Robert J. Havighurst (Monks, et al., 1984, syah, 1995; Andrissen, 1974;
Havighurst, 1976) tugas – tugas perkembangan masa ini adalah :
a. Belajar memperoleh keterampilan fisik untuk melakukan permainan : bermain sepak
bola, loncat tali, berenang.
b. Belajar membentuk sikap yang sehat terhadap dirinya sendiri sebagai makhluk
biologis.
c. Belajar bergaul dengan teman – teman sebaya.
d. Belajar memainkan peranan sesuai dengan jenis kelaminnya.
e. Belajar keterampilan dasar dalam membaca, menulis, dan berhitung
f. Belajar mengembangkan konsep sehari – hari.
g. Mengembangkan kata hati
h. Belajar memperoleh kebebasan yang bersifat pribadi
i. Mengembangkan sikap yang positif terhadap kelompok sosial dan lembaga –
lembaga.
Menurut ahli psikologi lain tentang tugas – tugas perkembangan fase anak 6 – 12 tahun :
1. Charlotte Buhler (1930) dalam bukunya yang berjudul The first tear of life :
a. Fase ketiga (6 – 8 tahun)
Anak belajar bersosialisasi dengan lingkungannya.
b. Fase keempat (9 – 12 tahun)
Anak belajar mencoba, bereksperimen,bereksplorasi, yang distimulasi oleh
dorongan – dorongan menyelidik dan rasa ingin tahu yang besar
2. Elizabeth B. Hurlock (1978) dalam bukunya Developmental Psychology :
a. Masa anak (6 – 11 tahun). Anak belajar menyesuaikan diri dengan lingkungan.
b. Masa praremaja (11 – 12 tahun). Anak belajar memberontak yang ditunjukkan
dengan tingkah laku negatif.
3. Erik Erickson (1963) dalam bukunya Chilhood and Society :
a. Awal masa kanak – kanak (6 – 7 tahun)
Anak belajar menyesuaikan diri dengan teman sepermainannya, ia mulai bisa
melakukan hal – hal kecil (berpakaian, makan) secara mandiri.
b. Akhir masa kanak – kanak (8 – 11 tahun)
Anak belajar untuk membuat kelompok dan berorganisasi.
c. Awal masa remaja (12 tahun)
Anak belajar membuang masa kanak – kanaknya dan belajar memusatkan
perhatian pada diri sendiri.
3. Tugas – tugas perkembangan remaja (adolescence) dan dewasa
Masa ini merupakan masa transisi yang dapat diarahkan kepada perkembangan masa
dewasa yang sehat (Konopka, dalam Pikunas, 1976 ; Kaczman & Riva, 1996).
Remaja merupakan masa berkembangnya identity (identitas) (Erik Erickson (Adams &
Gullota, 1983 : 36 – 37; Conger, 1977 : 92 – 93)).
Identity adalah suatu pengorganisasian dorongan – dorongan (drives), kemampuan –
kemampuan (abilities), keyakinan – keyakinan (beliefs), dan pengalaman – pengalaman
individu kedalam citra diri (images of self) yang konsisten (Anita E. Woolfolk).
Lustin Pikunas (1976 : 257 – 259), masa remaja akhir ditandai oleh keinginan yang kuat
untuk tumbuh dan berkembang secara matang agar dapat diterima oleh teman sebaya,
orang dewasa, dan budaya.
Menurut beberapa ahli tugas – tugas perkembangan pada masa ini adalah :
1. William Kay
a. Menerima fisiknya sendiri beriku keragaman kualitasnya.
b. Mencapai kemandirian emosional dari orangtua atau figur – figur yang menjadi
otoritas.
c. Mengembangkan keterampilan komunikasi interpersonal dan belajar bergaul
dengan teman sebaya atau orang lain baik secara individual maupun kelompok.
d. Menemukan manusia model untuk dijadikan identitasnya.
e. Menerima dirinya sendiri dan memiliki kepercayaan terhadap kemampuannya
sendiri.
f. Memperkuat kemampuan mengendalikan diri atas dasar prinsip atau falsafah
hidup.
g. Mampu meninggalkan masa kanak – kanaknya.
2. Robert J. Havighurst (1961)
a. Mencapai hubungan yang lebih matang dengan teman sebaya.
b. Mencapai peranan sosial sebagai pria atau wanita.
c. Menerima keadaan fisiknya dan menggunakannya secara efektif.
d. Mencapai kemadirian emosional dari orang tua dan orang dewasa lainnya.
e. Mancapai jaminan kemandirian ekonomi.
f. Memilih dan mempersiapkan karir (pekerjaan).
g. Belajar merencanakan hidup berkeluarga.
h. Mengembangkan keterampilan intelektual.
i. Mencapai tingkah laku yang bertanggung jawab secara sosial.
j. Memperoleh seperangkat nilai dan sistem etika sebagai petunjuk/pembimbing
dalam bertingkah laku.
k. Mengamalkan nilai – nilai keimanan dan ketakwaan kepada tuhan dalam
kehidupan sehari – hari, baik pribadi maupun sosial.
3. Charlotte Buhler (1930)
Belajar melepaskan diri dari persoalan tentang diri sendiri dan lebih mengarahkan
minatnya pada lapangan hidup konkret, yang dahulu dikenalnya secara subjektif
belaka.
4. Elizabeth B. Hurlock (1978)
Belajar menyesuaikan diri terhadap pola – pola hidup baru, belajar untuk memiliki
cita – cita yang tinggi, mencari identitas diri dan pada usia kematangannya mulai
belajar memantapkan identitas diri
5. Erik Erikson (1963)
Anak mulai memusatkan perhatian pada diri sendiri, mulai menentukan pemilihan
tujuan hidup, belajar berdikari, belajar bijaksana.
http://rumahbelajarpsikologi.com/index.php/remaja.html
Yusuf LN, Syamsu, H., Dr., M.pd. 2006. Psikologi perkembangan anak dan remaja. Bandung :
PT Remaja Rosdakarya.
Sobur, Alex, Drs., M.si. 2003. Psikologi umum. Bandung : Pustaka Setia.

1 comments:

Sistem Input – Output (I/O)

Sistem Input – Output (I/O)


Lukas Suseno


1. Pengantar

Sistem komputer (computer system), terdiri dari perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software). Perangkat keras dan perangkat lunak harus bekerja bersama-sama membentuk suatu sistem, yaitu sistem komputer. Perangkat keras (H/W), sebagai sub sistem komputer juga mempunyai komponen, yaitu :

  1. Komponen alat masukan (input device)
  2. Komponen alat pemroses (processing device)
  3. komponen alat keluaran (output device)
  4. Komponen alat simpanan luar (storage)

2. Alat masukan (Input Device)

Alat masukan (input device), adalah alat yang digunakan untuk menerima masukan yangg dapat berupa masukan data ataupun masukan program. Beberapa alat masukan mempunyai fungsi ganda, yaitu, sebagai alat masukan dan sekaligus sebagai alat keluaran (ouput) untuk menampilkan hasil. Alat I/O demikian disebut terminal

Alat masukan dapat digolongkan ke dalam beberapa golongan yaitu :

1. Keyboard

Merupakan alat input yang paling umum dan banyak digunakan. Beberapa alat input yang menggunakan keyboard untuk memasukkan input adalah :

· Visual display terminal (VDT) disebut juga dengan nama Visual display unit terdiri dari keyboard dan visual display (tampilan display)

· Financial transaction terminal, digunakan untuk transaksi yang berhubungan dengan keuangan. Salah satu aplikasinya yaitu untuk Electronic Fund Transfer (EFT) dengan menggunakan ATM

· Point of sale terminal (POS), biasanya digunakan di swalayan.

POS terminal merupakan perkembangan dari cash register yang dapat dihubungkan dengan komputer untuk tujuan pengendalian persediaan (inventory control) dan penjadwalan pemesanan kembali barang yang akan dipesan. Alat tambahan pada POS Terminal meliputi OCR Tag Reader atau Bar code reader

2. Pointing device. Yang termasuk dalam peralatan pointing device adalah:

· mouse

· touch screen, layar monitor yang akan mengaktifkan program bila layarnya disentuh dengan tangan

· Light Pen, merupakan menyentuh layar monitor dengan pena. Posisi sentuhan di layar akan lebih tepat dan teliti

· Digitizer Graphic Tablet, digunakan untuk membuat grafik atau gambar dengan cara menghubungkan dua buah titik di graphic tablet dengan alat yang menyerupai pen

  1. Scanner. Alat masukan scanner dapat berupa :

· magnetic Ink character recognition (MICR), alat pembaca pengenal karakter tinta magnetik, banyak digunakan di bank-bank amerika untuk transaksi cek. Dibutuhkan tinta magnetik yg khusus supaya bisa dibaca oleh alatnya

· Reader.

· Optical Data reader, dapat berupa Optical Character Recognition (OCR) Reader, OCR Tag Reader (banyak dipergunakan di toko-toko serba ada untuk membaca label data barang yang dijual yang dicetak dengan bentuk (font) karakter OCR), Bar Code Reader, Optical Mark Recognition (OMR) Reader (banyak digunakan untuk penilaian test (test scoring). Jawaban dari tes yang diberikan dijawab di kertas mark sense form (dengan pensil 2B). OMR juga banyak digunakan untuk membaca hasil dari daftar pertanyaan (Questionarries), registrasi mahasiswa dsb)

  1. Sensor, Merupakan alat yang mampu secara langsung menangkap data kejadian fisik. Data analog dikumpulkan oleh alat sensor dan dimasukan ke pengubah AD/DC yang selanjutnya diproses oleh komputer. Kamera Digital merupakan salah satu sensor yang dipakai untuk menangkap objek yg selanjutnya diproses dengan komputer. Camera Recorder (Camcorder) merupakan sensor untuk menangkap objek yang bergerak
  2. Voice recognizer, Biasa disebut Speech Recognizer yaitu alat untuk membuat komputer mengerti omongan manusia.

3. Alat Keluaran (Output Device)

Ouput yang dihasilkan dari pengolahan data dapat digolongkan ke dalam 3 bentuk tulisan (huruf, kata, angka, karakter dan simbol- simbol khusus), image (grafik atau gambar) maupun suara (musik atau omongan)

Alat keluaran juga dapat berbentuk

· Hard copy device

Merupakan alat keluaran yg digunakan untuk mencetak tulisan, grafik atau gambar pada media pencetak. Alat hard copy device yang umum dipergunakan adalah printer. Jenis-jenis printer meliputi dot matrix, inkjet printer dan laser. Selain itu juga dikenal Plotter, alat cetak yang mempunyai kemampuan mencetak grafik atau gambar dengan baik, biasanya menggunakan pen plotter

· Soft Copy Device

Merupakan alat yg digunakan untuk menampilkan tulisan, image dan suara pada media soft (lunak) yg berupa sinyal elektronik. Contoh soft copy device adalah video display (monitor), flat panel display (Liquid Crystal Dispaly), dan speaker.

· Alat Simpanan Luar

Main memory di dalam alat pemroses merupakan simpanan yg kapasitasnya tidak begitu besar dan umumnya bersifat Volatile (Volatile : informasi yg dikandungnya akan hilang bila aliran listrik terputus).

Selain itu terdapat juga Direct Access Storage Device (DASD) (Merupakan alat penyimpan pengaksesan langsung), contohnya floppy disk, harddisk, dan removable disk.

4. Jenis-jenis Perangkat I/O

Secara umum, terdapat beberapa jenis perangkat I/O, seperti perangkat penyimpanan (disk, tape), perangkat transmisi (network card, modem), dan perangkat antarmuka dengan pengguna (screen, keyboard, mouse). Perangkat tersebut dikendalikan oleh instruksi I/O. Alamat-alamat yang dimiliki oleh perangkat akan digunakan oleh direct I/O instruction dan memory-mapped I/O. Beberapa konsep yang umum digunakan ialah port, bus (daisy chain/shared direct access), dan pengendali (host adapter). Port ialah koneksi yang digunakan oleh perangkat untuk berkomunikasi dengan mesin. Bus ialah koneksi yang menghubungkan beberapa perangkat menggunakan kabel-kabel. Pengendali ialah alat-alat elektronik yang berfungsi untuk mengoperasikan port, bus, dan perangkat.

Langkah yang ditentukan untuk perangkat ialah command-ready, busy, dan error. Host mengeset command-ready ketika perintah telah siap untuk dieksekusi oleh pengendali. Pengendali mengeset busy ketika sedang mengerjakan sesuatu, dan men-clear busy ketika telah siap untuk menerima perintah selanjutnya. Error diset ketika terjadi kesalahan.


5. Klasifikasi Umum Perangkat I/O

Pendapat orang-orang mengenai I/O berbeda-beda. Seorang insinyur mungkin akan memandang perangkat keras I/O sebagai kumpulan chip-chip, kabel-kabel, catu daya, dan komponen fisik lainnya yang membangun perangkat keras ini. Seorang programmer akan memandangnya sebagai antarmuka yang disediakan oleh perangkat lunak atau perintah yang diterima perangkat keras, fungsi yang dikerjakannya, dan error yang ditimbulkan.

Perangkat I/O dapat dibagi secara umum menjadi dua kategori, yaitu: perangkat blok (block devices), dan perangkat karakter (character devices). Perangkat blok menyimpan informasi dalam sebuah blok yang ukurannya tertentu, dan memiliki alamat masing-masing. Umumnya blok berukuran antara 512 bytes sampai 32.768 bytes. Keuntungan dari perangkat blok ini ialah mampu membaca atau menulis setiap blok secara independen. Disk merupakan contoh perangkat blok yang paling banyak digunakan.

Tipe lain perangkat I/O ialah perangkat karakter. Perangkat karakter mengirim atau menerima sebarisan karakter, tanpa menghiraukan struktur blok. Tipe ini tidak memiliki alamat, dan tidak memiliki kemampuan mencari (seek). Printer dan antarmuka jaringan merupakan contoh perangkat jenis ini. Pembagian ini tidaklah sempurna. Beberapa perangkat tidak memenuhi kriteria tersebut. Contohnya: clock yang tidak memiliki alamat dan juga tidak mengirim dan menerima barisan karakter. Yang ia lakukan hanya menimbulkan interupsi dalam jangka waktu tertentu.

Referensi :

  1. http://bebas.vlsm.org/v06/Kuliah/SistemOperasi/2004/51/produk/c7/c71.sgml
  2. http://ikc.depsos.go.id/umum/ibam/ibam-os-html/x6554.html

0 comments:

UAS FISIKA KELAS 7 SEMESTER 2 TAHUN 2010 KUNCI

1. Pernyataan di bawah mengenai kalor semuanya benar, kecuali…

a. Kalor merupakan suatu bentuk energy
b. Kalor sama dengan suhu
c. Kalor berpindah dari benda be suhu tinggi ke benda bersuhu rendah ketika bersentuhan
d. Satuan Internasional untuk kalor adalah Joule

2. Seratus kilo kalori setara dengan … .
a. 4,2 kJ b. 42 kJ c. 420 kJ d. 4200 kJ

3. Sepotong besi dan sepotong tembaga yang mempunyai massa yang sama dipanaskan secara merata bersama-sama. Setelah beberapa saat ditemukan bahwa kenaikan suhu keduanya berbeda. Hal ini disebabkan oleh perbedaan … antara keduanya.
a. Kalor jenis c. massa
b. Massa jenis d. kerapatan

4. Sebanyak 500 gram air dipanaskan dari suhu 20oC sampai 70oC. Bila kalor jenis air 4200 J/kgoC, kalor yang diperlukan adalah … .
a. 63 kJ b. 105 kJ c. 168 kJ d. 210 kJ

5. Heat needed to raise 1,2 kg of water 15oC to 25oC is (cwater = 4200 J/kgoC) … .
a. 12 600 J b. 50 400 J c. 63 000 J d. 126 000 J

6. Empat kilogram besi dipanaskan dari 20oC hingga 100oC. Jika kalor jenis besi 460 J/kgoC, energy yang diperlukan adalah … .
a. 147 200 J b. 174 200 J c. 167 200 J d. 176 000 J  
7. Suatu cairan yang bermassa 5 kg didinginkan dari 70oC ke 40oC. Jika jumlah kalor yang dibebaskan adalah 180 kJ. Kalor jenis cairan tersebut dalam J/kgoC adalah … .
a. 600 b. 800 c. 1000 d. 1200

8. Pada saat benda mengalami perubahan wujud tentunya … .
a. Suhu benda mungkin naik mungkin juga turun
b. Suhu benda naik
c. Suhu benda turun
d. Suhu benda tetap

9. Dalam suatu percobaan air ditemukan mendidih pada suhu 87oC. Ini disebabkan oleh … .
a. Kurangnya kalor yang diberikan
b. Sedikit garam dilarutkan ke dalam air
c. Beberapa keeping porselin telah ditambahkan ke dalam air
d. Percobaan dilakukan di pegunungan

10. Perhatikan peristiwa-peristiwa berikut!
(i) uap air di udara menjadi embun (iv) kapur barus lama-kelaman menguap
(ii) mentega mencair di penggorengan (v) terbentuknya salju
(iii) air menguap dalam ketel (vi) lelehan lilin mengeras kembali
Peristiwa pelepasan kalor terjadi pada … 
a. i, iii, vi b. ii, iii, iv c. i, v, vi d. ii, v, vi

11. Untuk mencairkan 4 kg es 0oC menjadi air oC (kalor lebur = 332 000 J/kg) dibutuhkan energy … .
a. 123 000 J b. 333 000 J c. 1 110 000 d. 1 328 000 J

12. Konveksi terjadi pada X dan Y, sedangkan konduksi terjadi pada Z. X,Y dan Z yang benar adalah … .
a. X = zat padat, Y = zat cair, Z = gas
b. X = zat padat, Y = gas, Z = zat cair
c. X = zat cair, Y = zat padat, Z = gas
d. X = gas, Y = zat cair, Z = zat padat

13. Permukaan berwarna yang merupakan penyerap kalor paling baik adalah adalah … .
a. Putih c. hitam
b. Perak d. merah

14. Dinding termos dibuat rangkap dan ruang di antaranya dihampakan agar … .
a. Ruang termos suhunya tetap
b. Tidak terjadi perpindahan kalor secara konveksi
c. Termos menjadi lebih ringan 
d. Tidak terjadi perpindahan kalor secara radiasi





15. Perhatikanlah gambar di atas. Pernyataan di bawah semuanya benar mengenai gerak relative, kecuali … .


a. Polisi diam terhadap truk
b. Truk diam terhadap bus sekolah
c. Sopir bus sekolah diam terhadap bus sekolah
d. Penumpang bus sekolah bergerak terhadap polisi

16. Dimas mengendarai sepeda motor dari kota A melewati kota B yang jaraknya 75 km dalam waktu 1 jam 15 menit setelah itu ia melewati kota C yang jaraknya 45 km dari kota B dalam waktu 45 menit. Maka kecepatan rata-rata Dimas dari kota A ke kota C adalah .. .
a. 40 km/jam c. 75 km/jam
b. 60 km/jam d. 80 km/jam

Perhatikan gambar di bawah untuk mengerjakan soal nomor 17 dan 18! Dalam selang waktu 20 sekon Randy berlari ke timur sejauh 100 m kemudian berbalik arah menuju barat sejauh 75 m.



17. Jarak dan perpindahan yang ditempuh Randy adalah … .
a. 25 m dan 25 m c. 175 m dan 25 m
b. 25 m dan 175 m d. 175 m dan 175 m


18. A bus moves on 90 km/hour in 5 minutes, The distance that the bus has travelled is … .
a. 4,5 km b. 6,0 km c. 7,5 km d. 9,0 km

19. Sebuah kereta api berangkat dari stasiun A pada pukul 05.10. Tujuan kereta adalah stasiun B yang jaraknya 105 km dari stasiun B. Jika kelajuan rata-rata kereta api 25 m/s maka kereta akan sampai di stasiun B pada pukul … .
a. 06.20 b. 06.30 c. 06.40 d. 06.50

Untuk nomor 20 dan 21! Sebuah mobil bergerak lurus ke utara sejauh 6 km kemudian berbelok ke timur sejauh 8 km selama 30 menit.
20. Kelajuan mobil tersebut adalah … .
a. 7 km/jam b. 14 km/jam c. 28 km/jam d. 35 km/jam

21. Kecepatan mobil tersebut adalah … .
a. 7 km/jam b. 10 km/jam c. 20 km/jam d. 28 km/jam

22. Perhatikan pita hasil ticker timer berikut ! Jenis gerak no 1,2 dan 3 berturut-turut adalah … .


a. GLB, GLBB dipercepat, GLB
b. GLBB diperlambat, GLB, GLBB dipercepat
c. GLBB dipercepat, GLB, GLBB diperlambat
d. GLBB diperlambat, GLBB dipercepat, GLB
23. Contoh gerak lurus berubah beraturan dipercepat adalah … .
a. Buah mangga yang jatuh dari pohonnya
b. Ade melemparkan bola ke atas
c. Paman mengendarai motor dengan kecepatan tetap 50 km/jam
d. Dina duduk di kursi taman

24. Contoh gerak lurus berubah beraturan dipercepat adalah … .
a. Buah apel yang jatuh dari pohonnya
b. Micah melemparkan bola ke atas
c. Paman mengendarai sepeda di jalan menanjak
d. Dani sedang tidur di sofa

25. Grafik gerak lurus beraturan yang benar adalah … .














URAIAN
1. Lima lilogram es bersuhu -4oC dipanaskan hingga menjadi air pada suhu 50oC! Tentukan jumlah kalor yang diperlukan! Kalor jenis es 2100 J/kgoC, kalor jenis air 4200 J/kgoC, kalor lebur es 340 000 J/kg.

2. Perhatikan grafik perjalanan mobil selama 25 sekon di samping! Tentukanlah :
a. Kecepatan mobil saat t = 15 sekon
b. Percepatan mobil saat t = 9 sekon
c. Percepatan mobil saat t = 14 sekon
d. Percepatan mobil saat t = 22 sekon
e. Jarak yang ditempuh mobil selama 25 sekon!

3 comments:

Tugas–Tugas Perkembangan Individu Salah satu prinsip perkembangan bahwa setiap individu akan mengalami fase perkembangan tertentu, yang merentang

Tugas–Tugas Perkembangan Individu 

Salah satu prinsip perkembangan bahwa setiap individu akan mengalami fase perkembangan tertentu, yang merentang sepanjang hidupnya. Pada setiap fase perkembangan ditandai dengan adanya sejumlah tugas-tugas perkembangan tertentu yang seyogyanya dapat dituntaskan. 



Tugas–tugas perkembangan ini berkenaan dengan sikap, perilaku dan keterampilan yang seyogyanya dikuasai sesuai dengan usia atau fase perkembangannya. Havighurst (Abin Syamsuddin Makmun, 2009) memberikan pengertian tugas-tugas perkembangan bahwa: “A developmental task is a task which arises at or about a certain period in the life of the individual, succesful achievement of which leads to his happiness and to success with later task, while failure leads to unhappiness in the individual, disaproval by society, difficulty with later task”..

Tugas perkembangan individu bersumber pada faktor–faktor: (1) kematangan fisik; (2) tuntutan masyarakat secara kultural; (3) tuntutan dan dorongan dan cita-cita individu itu sendiri; dan (4) norma-norma agama.

Untuk lebih jelasnya, di bawah ini dikemukakan rincian tugas perkembangan dari setiap fase menurut Havighurst.

1. Tugas Perkembangan Masa Bayi dan Kanak-Kanak Awal (0,0–6.0)
Belajar berjalan pada usia 9.0 – 15.0 bulan.
Belajar memakan makan padat.
Belajar berbicara.
Belajar buang air kecil dan buang air besar.
Belajar mengenal perbedaan jenis kelamin.
Mencapai kestabilan jasmaniah fisiologis.
Membentuk konsep-konsep sederhana kenyataan sosial dan alam.
Belajar mengadakan hubungan emosional dengan orang tua, saudara, dan orang lain.
Belajar mengadakan hubungan baik dan buruk dan pengembangan kata hati.

2. Tugas Perkembangan Masa Kanak-Kanak Akhir dan Anak Sekolah (6,0-12.0)
Belajar memperoleh keterampilan fisik untuk melakukan permainan.
Belajar membentuk sikap yang sehat terhadap dirinya sendiri sebagai makhluk biologis.
Belajar bergaul dengan teman sebaya.
Belajar memainkan peranan sesuai dengan jenis kelaminnya.
Belajar keterampilan dasar dalam membaca, menulis dan berhitung.
Belajar mengembangkan konsep-konsep sehari-hari.
Mengembangkan kata hati.
Belajar memperoleh kebebasan yang bersifat pribadi.
Mengembangkan sikap yang positif terhadap kelompok sosial.

3. Tugas Perkembangan Masa Remaja (12.0-21.0)
Mencapai hubungan yang lebih matang dengan teman sebaya.
Mencapai peran sosial sebagai pria atau wanita.
Menerima keadaan fisik dan menggunakannya secara efektif.
Mencapai kemandirian emosional dari orang tua dan orang dewasa lainnya.
Mencapai jaminan kemandirian ekonomi.
Memilih dan mempersiapkan karier.
Mempersiapkan pernikahan dan hidup berkeluarga.
Mengembangkan keterampilan intelektual dan konsep-konsep yang diperlukan bagi warga negara.
Mencapai perilaku yang bertanggung jawab secara sosial.
Memperoleh seperangkat nilai sistem etika sebagai petunjuk/pembimbing dalam berperilaku.

4. Tugas Perkembangan Masa Dewasa Awal
Memilih pasangan.
Belajar hidup dengan pasangan.
Memulai hidup dengan pasangan.
Memelihara anak.
Mengelola rumah tangga.
Memulai bekerja.
Mengambil tanggung jawab sebagai warga negara.
Menemukan suatu kelompok yang serasi.

Sementara itu, Depdiknas (2003) memberikan rincian tentang tugas perkembangan masa remaja untuk usia tingkat SLTP dan SMTA, yang dijadikan sebagai rujukan Standar Kompetensi Layanan Bimbingan dan Konseling di sekolah, yaitu :

1. Tugas Perkembangan Tingkat SLTP
Mencapai perkembangan diri sebagai remaja yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Mempersiapkan diri, menerima dan bersikap positif serta dinamis terhadap perubahan fisik dan psikis yang terjadi pada diri sendiri untuk kehidupan yang sehat.
Mencapai pola hubungan yang baik dengan teman sebaya dalam peranannya sebagai pria atau wanita.
Memantapkan nilai dan cara bertingkah laku yang dapat diterima dalam kehidupan sosial yang lebih luas.
Mengenal kemampuan bakat, dan minat serta arah kecenderungan karier dan apresiasi seni.
Mengembangkan pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan kebutuhannya untuk mengikuti dan melanjutkan pelajaran dan atau mempersiapkan karier serta berperan dalam kehidupan masyarakat.
Mengenal gambaran dan sikap tentang kehidupan mandiri secara emosional, sosial dan ekonomi.
Mengenal sistem etika dan nilai-nilai sebagai pedoman hidup sebagai pribadi, anggota masyarakat dan minat manusia.

2. Tugas Perkembangan Peserta didik SLTA
Mencapai kematangan dalam beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
Mencapai kematangan dalam hubungan teman sebaya, serta kematangan dalam perannya sebagai pria dan wanita.
Mencapai kematangan pertumbuhan jasmaniah yang sehat
Mengembangkan penguasaan ilmu, teknologi, dan kesenian sesuai dengan program kurikulum, persiapan karir dan melanjutkan pendidikan tinggi serta berperan dalam kehidupan masyarakat yang lebih luas.
Mencapai kematangan dalam pilihan karir
Mencapai kematangan gambaran dan sikap tentang kehidupan mandiri secara emosional, sosial, intelektual dan ekonomi.
Mencapai kematangan gambaran dan sikap tentang berkehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Mengembangkan kemampuan komunikasi sosial dan intelektual serta apresiasi seni.
Mencapai kematangan dalam sistem etika dan nilai.

0 comments:

Copyright © 2014 Belajar Menjahit.